Cara Membeli Rumah Tanpa Nyicil KPR Tanpa Utang Bank

membeli rumah tanpa uang muka, atau bahkan dengan meminjam uang ke saudara.

Umumnya...

Banyak di antara kita selalu berpikir bahwa membeli rumah haruslah melalui cara kredit.

Seolah-olah sangat mustahil membeli rumah secara tunai atau cash.

Padahal sesungguhnya kita mungkin saja bisa membeli rumah tanpa cicilan.

Lantas, bagaimana caranya?

Perhatikan Software Anda!
Perhatikan Hardware Anda!

Apa sih yang dimaksud dengan software?

Jika Anda sedang menggenggam hape, maka hape Anda yaitu hardware.

Sedangkan isinya seperti: aplikasi, alat sms, alat untuk menelepon, simpan gambar, memotret, merekam... itu semua yaitu softwarenya...

Nah, apa software kita sebagai manusia?

Tidak lain yang dimaksud di sini yaitu mindset berpikir.


Jika Anda ingin membeli rumah tanpa menyicil ke bank, maka jangan pernah sekali-kali berpikir “Tidak mungkin beli rumah tanpa kredit.”

Ucapan Anda yang menggema di kepala lambat laun akan menjadi keyakinan.

Selanjutnya keyakinan tersebut entah bagaimana caranya akan menjadi kenyataan.

Saya pernah mengalaminya.

Dulu aku pernah berpikir, “Bagaimana caranya bisa kredit rumah?”

Maka kemampuan sayapun hanya bisa membeli rumah dengan cicilan tetap ke bank setiap bulannya.

Ketika aku mengubah mindset,

Saya mulai berkata, “Saya ingin punya rumah, cash!”

Dan memang jadinya aku bisa membeli rumah secara tunai, tanpa kredit, tanpa cicilan, dan tentunya tanpa riba.

Ternyata:

Ketika aku berpikir menerima rumah dengan cara mencicil, itu jadi kenyataannya.

Dan ketika aku berpikir menerima rumah dengan tunai, itu pun jadi kenyataannya.

Jadi,

Berhati-hatilah dengan pikiran dan gambaran di kepala Anda.

Kenapa?

Eksperimen ilmiah, khususnya dalam psikologi, menunjukan bahwa gambaran di kepala entah bagaimana caranya akan berusaha menjadi kenyataan.

Seluruh elemen insan akan berusaha mewujudkan gambaran tersebut, entah sadar ataupun tidak.

Perhatikan Hardware Juga

Yang aku maksud dengan hardware yaitu segenap upaya kita dalam menerima cita-cita. Dalam hal ini ialah menerima rumah.

Inilah beberapa cara membeli rumah tanpa nyicil ke bank.


Biasakan Selalu Menabung

Menabung itu powerfull.

Orang Indonesia biasanya banyak meremehkan uang kecil.

Misalnya recehan 500 atau 1000 rupiah.

Kalau Anda rutin menyimpan uang recehan tersebut selama satu tahun, pasti Anda akan menyadari keuntungan besar dari kebiasaan itu.

Di tempat Bekasi ada lho seseorang yang menabung recehan selama 5 tahun. Dengan uang itu ia membeli motor secara cash.

So,

...jika ingin membeli rumah tanpa cicilan, mulailah menabung.

Buatlah jadwal menabung di rumah. Tidak terlalu besar. Yang penting rutin.

Niatkan uang tabungan tersebut untuk membeli rumah. Meskipun misalnya Anda hanya menabung 2000 rupiah per hari.

Niat itu penting lho!

Dengan niat yang sungguh-sungguh, ingat sungguh-sungguh, Tuhan bisa saja menunjukkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Saya sendiri pernah mengalaminya. Tak ada uang, tapi hati ini benar-benar ingin punya rumah...

..wal hasil...

Ada rezeki untuk membeli rumah tanpa utang ke bank.


Investasikan Uang Anda

inilah cara membeli rumah tanpa nyicil

Baca baik-baik penjelasan di bawah ini.

Meskipun panjang, ini merupakan pengalaman kasatmata saya. Anda pun bisa menirunya.

Atau lebih baik lagi, menerima ilham yang lebih cemerlang.

Kita mulai.

Uang tabungan yang biasanya hanya cukup untuk bayar DP, aku alokasikan untuk membeli tanah.

Tentu saja, aku harus bersabar untuk mengumpulkan uang semoga dapat membeli tanah.

Carilah tanah yang murah. Triknya?

Cari tanah di pedesaan. Cari desa yang memiliki kemajuan cukup pesat. Daya beli masyarakat tinggi.

Cirinya apa?

Segolongan masyarakatnya berprofesi sebagai pedagang.

Lho apa hubungannya?

Perputaran uang dari dunia dagang (wiraniaga) sangat cepat. Sehingga mereka memiliki daya beli tinggi.

Setelah Anda membeli tanah tersebut, tunggu 1 atau 2 tahun. Syukur-syukur bisa lebih cepat.

Sambil menunggu, tawarkan tanah tersebut.

Cari tahu bagaimana menjual properti dengan harga tinggi.

Setelah tanah terjual...

Anda bisa membeli rumah secara tunai.

Kalau belum mencukupi, beli lagi tanah yang harganya jauh lebih rendah. Tunggu 2 tahun lagi.

Dengan cara ini, Anda menerima beberapa keuntungan:

Tanah Anda bekerja menerima uang tanpa Anda bersusah payah menjalankan usaha.


Menabung Emas Atau Uang Dinar 

Menabung emas semoga bisa membeli rumah tanpa KPR bank merupakan cara yang sering disarankan praktisi keuangan.

Seperti Anda ketahui,

Emas tidak tergerus oleh inflasi. Sehingga nilainya senantiasa stabil.
Untuk ketika ini sudah banyak perusahaan menyediakan jasa untuk investasi emas.


Belajar Investasi Saham

Dibandingkan investasi tanah, investasi saham sangatlah ringan.

Untuk awal, uang 2 juta sudah cukup kok.

Saya menyarankan investasi ya, bukan trading.

Apa bedanya?

Investasi saham yaitu acara kita membeli saham dan membiarkannya untuk rentang waktu tertentu hingga harga saham melonjak tinggi.

Kalau trading?

Itu jual beli saham.

Belum pernah ada dongeng orang melarat alasannya investasi saham. Tapi kalau melarat alasannya trading, itu sering...

Anda bisa membeli saham 1 bulan sekali, 2 bulan sekali, 3 bulan sekali... tergantung kondisi keuangan.

Untuk ketika inipun sangat mudah investasi saham. Sebut saja Zaisan dari BNI Securities yang sangat gencar mengedukasi masyarakat untuk investasi...

Perlu Anda ketahui...

90 persen penduduk Singapura melipatgandakan kekayaannya alasannya mereka terbiasa menabung saham.


Rangkuman
Membeli Rumah Tanpa KPR Bank

Dari penjelasan yang cukup panjang, berikut ini rangkumannya:

  1. Ubah mindset Anda. Yakinkan diri bahwa Anda bisa membeli rumah tanpa utang bank.
  2. Biasakan menabung dengan niat untuk membeli rumah.
  3. Investasikan uang Anda pada investasi aman, misalnya tanah dan saham. Jangan trading! Itu beresiko.


Dan tentunya jangan pernah meninggalkan kebiasaan ini: berdoa bersungguh-sungguh kepada Tuhan.

Itulah yang aku terapkan sebagai cara membeli rumah tanpa KPR. Memang tidak mudah, tapi bisa kok diterapkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel